Minggu, 07 Juni 2009

MASA DEPAN BISNIS JARINGAN (NETWORK MARKETING)





Dalam Bukunya “Rich Dad’s The Business School For People Who Like Helping People” Robert T. Kiyosaki meramalkan adanya trend perubahan tatanan ekonomi dunia yang digerakan oleh industri pemasaran jaringan. Mengapa demikian? Berikut ini alasannya:PROSPECT BUSSINES NETWORK MARKETING (BISNIS JARINGAN)
1. ORANG MENGINGINKAN KEBEBASAN.
Hilanglah sudah masa di mana orang mulai bekerja pada usia 25 dan tetap di situ seumur hidup…melakukan seperti apa yang diperintahkan untuk dilakukan guna mempertahankan pekerjaan mereka. Kini orang ingin lebih bergerak, memiliki lebih banyak pilihan, dan lebih banyak kebebasan untuk menjalankan hidup sesuai dengan persyaratan mereka. Bisnis pemasaran jaringan paruh waktu memungkinkan orang lebih dapat mengendalikan hidup mereka dan akhirnya lebih banyak kebebasan. Ia memberikan biaya masuk yang rendah dan sistem siap pakai bagi orang-orang yang ingin sekali melakukan perubahan.
2. ORANG INGIN MENJADI KAYA. Pada generasi orang tua kita aturannya mengatakan kalau anda bekerja keras, semakin anda tua, semakin banyak anda dibayar. Anda mendapatkan uang lebih banyak melalui kenaikan gaji. Dan ketika anda mendekati akhir hidup anda, anda akan berkata, “Ketika saya pensiun, penghasilan saya akan menurun.” Dengan kata lain, asumsi bagi orang tua kita adalah anda bekerja keras seumur hidup dan pensiun miskin.
Sekarang ada orang berumur 25 tahun yang tidak pernah mempunyai pekerjaan tetapi telah menjadi milyader dengan membangun piranti lunak komputer. Pada saat yang sama, ada orang yang berumur 50 tahun sedang mencari pekerjaan dengan berharap mendapatkan penghasilan $50.000/tahun. Yang lebih buruk lagi, orang yang berumur 50 tahun ini hanya mempunyai sedikit atau tidak mempunyai uang sama sekali yang dapat disisihkan untuk pensiun dan mungkin tidak bisa pensiun. Orang berumur 50 tahun ini tidak memerlukan pekerjaan. Orang ini memerlukan cara untuk menjadi kaya dan memperoleh tingkat penghasilan yang terus-menerus sepanjang sisa hidupnya. Perusahaan pemasaran jaringan memberikan kesempatan ini dengan memberikan pendidikan, pembimbingan, dan sistem bisnis untuk membantu orang berumur 50 tahun ini membangun bisnis B-nya sendiri.
Pada tahun 2010, yang tidak terlalu lama lagi, orang pertama dari 75 juta baby-boomers (orang yang lahir pada masa ledakan bayi setelah PD II) di Amerika akan mencapai usia 65. Banyak yang akan masuk ke pemasaran jaringan sebagai cara untuk membangun jaminan seumur hidup yang tidak diberikan oleh pekerjaan mereka. Disamping itu, seseorang yang dengan sukses membangun bisnis pemasaran jaringan mempunyai potensi untuk masuk dalam peringkat ultrakaya di dunia…jauh lebih kaya dibanding para profesional yang berpendidikan tinggi seperti dokter, pengacara, insinyur…dan jauh lebih kaya dibanding banyak bintang olah raga, bintang film, dan bintang rock. Dengan semakin dekatnya tahun 2010, banyak orang yang sudah berada dalam bisnis pemasaran jaringan akan sangat beruntung ketika jutaan baby-boomer bergabung.
3. PORTOFOLIO PENSIUN PRIBADI AKAN DIHAPUSKAN. Belum pernah terjadi dalam sejarah dunia begitu banyak orang mempertaruhkan masa pensiunya pada pasar saham. Ini adalah resep bagi bencana finansial. Pada tahun 2010, juga ada kemungkinan kuat bahwa pasar saham AS akan kolaps, kalau tidak terjadi cepat. Kalau hal ini terjadi jutaan orang yang mengandalkan pasar saham dan sejenisnya tidak akan menikmati masa pensiun menyenangkan yang mereka impikan.
Kalau hal ini pernah terjadi, jutaan orang akan mencari jaminan finansial lainya, seperti membangun bisnis B yang dapat diberikan oleh bisnis pemasaran jaringan.
4. LEBIH BANYAK ORANG AKAN SADAR. Dengan semakin dekatnya tahun 2010, lebih banyak orang akan sadar bahwa Era Industri sudah berlalu dan aturan main sudah berubah untuk selama-lamanya.
Pada tahun 1989, ketika tembok Berlin runtuh dan World Wide Web dibangun, aturan dunia berubah. Banyak sejarahwan menyatakan bahwa Era Industri sudah berakhir dan Era Informasi dimulai. Pada Era Industri, aturannya adalah anda bekerja keras dan perusahaan serta pemerintah akan mengurus anda. Pada Era Informasi, aturannya adalah anda akan mendapatkan yang terbaik dengan mengurus diri sendiri.
5. KESADARAN DUNIA. Pada tahun 2010, saat baby-boomer Amerika mengakhiri peningkatan pesat ekonomi, sekelompok lain baby-boomer akan menjadi sadar di Asia. Ketika akhir peningkatan ekonomi bergeser dari Amerika ke Asia, orang-orang di perusahaan pemasaran jaringan internasional akan berada dalam posisi bergerak mengikuti tren ini saat teman-teman dan para tentangga mereka takut diberhentikan dari pekerjaan. Dengan kata lain, di Era Informasi, orang yang bersaing mendapatkan pekerjaan anda mungkin tidak tinggal di kota atau di negara anda. Dalam Era Informasi orang yang mencari pekerjaan anda mungkin tinggal di Pakistan dan merasa senang dengan gaji $20 per hari, bukan-nya $20 per jam dengan tunjangan.
“Ketika orang mendapat banyak uang, mereka sering berpikir IQ mereka meningkat. Saat orang mendapat uang, mereka berpikir bahwa mereka lebih cerdas tetapi mereka mulai melakukan hal-hal yang bodoh. Bukannya IQ mereka meningkat, IQ mereka sebenarnya menurun dan kesombongan mereka naik dengan cepat.” Kalau anda melihat apa yang terjadi dengan pemenang undian atau bintang olahraga yang tiba-tiba mendapat banyak uang, anda akan mengetahui bahwa pernyataan ayah kaya saya memiliki validitas.
Bebicara tentang kesombongan vs kecerdasan. Dengan kata lain, banyak orang Amerika mabuk dan berpesta hingga jauh malam karena peningkatan pesat ekonomi ini. Saat saya menulis, kebocoran gelembung ekonomi mulai terlihat. Perusahaan-perusahaan dot com mulai kolaps dan investor saham yang melambung tinggi mulai mencari tempat berlindung pada saham yang lebih bernilai tradisional. Ketidakstabilan pasar saham saat ini sedang diamati amat cermat. Bila peningkatan pesat ini berakhir, banyak orang bijaksana dalam merencanakan masa depan akan mulai menyadari betapa pandainya mereka memasuki bisnis pemasaran jaringan sebelum peningkatan pesat berakhir.

6. KEBANGKRUTAN MUNGKIN TAK PERNAH DATANG. Mungkin Sejarah tidak berulang sendiri. Mungkin kestabilan saat ini akan menjadi stabil dan peningkatan pesat ekonomi akan berlangsung selamanya. Mungkin orang-orang yang melihat kebijaksanaan bisnis pemasaran jaringan akan salah. Mungkin secara pribadi bertanggung jawab atas hidup dan kesejahteraan seseorang adalah salah. Mungkin mengharapkan pekerjaan anda, pemerintah, dan pasar saham yang akan menguras anda adalah hal yang benar untuk dilakukan. Mungkin cara terbaik untuk mendapatkan jaminan finansial adalah meminjam uang dan mempertaruhkan masa depan finansial anda pada pasar saham. Mungkin mempertaruhkan masa depan anda pada keberuntungan bukannya pendidikan yang terus-menerus adalah sesuatu yang pandai dilakukan…tetapi saya kira tidak.
Sebagai orang Amerika yang berpergian ke seluruh dunia, saya melihat persoalan dengan orang Amerika adalah bahwa kita cenderung untuk hidup dalam akuarium ikan. Dunia dapat melihat ke dalam tetapi banyak orang Amerika memilih untuk tidak melihat keluar. Dunia menonton acara TV Amerika. Tetapi berapa banyak di antara kita yang pernah menonton acara TV di India, Cina, atau Korea? Sangat banyak orang Amerika tidak melihat betapa cepatnya bagian dunia yang lain mengerti Ide Kapitalisme…bahkan orang Komunis sedang menjadi Kapitalis saat ini. Sangat banyak orang Amerika menjadi lemah, malas dan mengharapkan bahwa hidup dengan pekerjaan bergaji tinggi dan uang yang mudah diperoleh akan berlangsung terus…dan mudah-mudahan bagi mereka akan demikian…tetapi saya rasa tidak.
Sepanjang sejarah, kebangkrutan mengikuti semua peningkatan pesat. Berita itu mungkin berita buruk banyak orang. Namun itu juga menjadi berita baik bagi yang lain. Salah satu keunggulan beberapa bisnis pemasar jaringan adalah bahwa dunia adalah wilayah kita. Kalau anda mempunyai bisnis pemasaran jaringan internasional, kebangkrutan ekonomi bisa menjadi berita baik bagi anda sebagaimana halnya dengan peningkatan pesat ekonomi. Dan jika anda dapat melihat semua peningkatan dan semua kebangkrutan sebagai berita baik, itu adalah berita baik bagi jiwa anda dan bagi masa depan finansial anda.
Ini hanyalah beberapa alasan mengapa saya melihat masa depan industri pemasaran jaringan semakin cerah. ROBERT T. KIYOSAKI .....says.
Dikutip dari buku:
BEST SELLER *ROBERT T. KIYOSAKI*, “Rich Dad’s The Business School For People Who Like Helping People”

Sabtu, 06 Juni 2009

The Secret of The Secret

The Secret of “The Secret”
C.R.A.F.T. merupakan salah satu teknik sederhana untuk merubah Self-Image sehingga mencapai tahap kompetensi tertinggi, yaitu “Tidak Sadar Mampu” atau “Sub-Conscious Competence”. C.R.A.F.T. merupakan akronim dari Cancel, Replace, Affirm, dan Training, dimana teknik ini walaupun sederhana, tetapi memiliki efektifitas yang bagus, dengan catatan bahwa Self-Image yang ingin dicapai benar-benar didukung oleh konsep dan pengertian yang baik.
***
Sebelum dilanjutkan dengan penjelasan detail dari CRAFT, maka terlebih dahulu kita akan “melompat” sejenak ke pembahasan mengenai pilar ke-3, yaitu : “Mindset & Life Style”. Kenapa ? Karena salah satu efektivitas CRAFT atau berbagai metode “programming” yang ada sebenarnya sangat tergantung dari seberapa “perlu” dan seberapa “mendesak” program tersebut bagi kita ? Jadi sekali lagi, seringkali yang salah bukanlah metode-nya, tetapi justru program-nya tidak memiliki relevansi yang “dekat” dengan kebutuhan kita !
Maksudnya ? Sebagai contoh, saya rasa kita semua sepakat bahwa “tekun” adalah salah satu sifat yang positif, yang pasti sangat berguna untuk situasi & kondisi apapun juga ! Tetapi mengapa kita semua tidak secara otomatis berusaha menjadikan “tekun” sebagai salah satu sifat dasar atau “Self-Image” kita ? Ya ! Karena tidak setiap kita secara langsung dapat menghubungkan “tekun” dengan hasil yang kita harapkan ! Meminjam istilah “NAC”, sifat “tidak tekun” tidak terhubung langsung dengan “kepedihan”, padahal pada umumnya kita sangat mudah terpacu jika sesuatu itu langsung terkait dengan “kepedihan” kita !
Sebagai contoh, secara umum pria Indonesia yang berumur sekitar 30 tahun secara “UnConscious” punya keinginan yang amat sangat kuat untuk memiliki rumah sendiri, dalam arti kata rumah yang dimiliki atas nama sendiri, soal bahwa itu adalah rumah via KPR dengan masa 40 tahun adalah soal nanti ! Kenapa ? Karena rumah adalah salah satu “lambang” penting bagi orang Indonesia. Mungkin ini salah satu efek akibat adanya istilah “rumah-tangga” dalam kultur bahasa Indonesia. Berjuta alasan dapat diungkapkan betapa perlunya “rumah” bagi orang Indonesia. Bahkan biarpun “nyelip” di ujung dunia, rasanya masih lebih “nyaman” dan “terhormat” dibandingkan tinggal di kawasan menteng, tetapi dalam status “kontrak” ?!
Dan uniknya, karena ini de-facto sudah menjadi suatu “keharusan”, maka “LoA” umumnya dapat bekerja mudahnya untuk urusan satu ini ! Mulai dari mendapat fasilitas pinjaman kantor untuk DP, sampai dengan ketemu iklan rumah dengan DP 0%, dll. Saya yakin bahwa para pembaca portal ini dapat menceritakan berbagai “kejaiban” saat mewujudkan sang “rumah” impian masing-masing !
Kenapa ? Mungkin status “tidak punya rumah” benar-benar terelasi dengan suatu “kepedihan” kultural & sosial bagi sebagian besar kita !
Tetapi anehnya, memiliki kendaraan dan deposito tetap saja sulit ? Kenapa ya ? Oleh karena itu, mungkin dapat kita usulkan saja untuk mengganti istilah “Rumah-Tangga” dengan “Rumah-Mobil-Deposito-Tangga”, sehingga “LoA”-pun dapat bekerja secara lebih mudah untuk itu ?

Maaf, ilustrasi di atas bukan bermaksud men-generalisir, melainkan benar-benar hanya sebuah contoh yang mungkin sangat umum bagi kultur kita. Pesan moralnya adalah bahwa sesuatu yang telah menjelma menjadi “keharusan”, maka akan lebih mudah di-programkan ke diri kita !

Nah, kaitannya dengan Self-Image dan CRAFT apa ya ?
Kaitannya adalah bagaimana merancang Self-Image yang kira-kira bagus dan perlu, terutama untuk me-“LoA”, serta beraroma menjadi suatu “keharusan” bagi diri kita ? Karena jika sudah menjadi “keharusan”, maka tentunya programming-nya akan menjadi relatif lebih mudah ?!
Sekali lagi ini bukanlah sesuatu yang mudah ! Bahkan ini adalah salah satu “kunci” ! Oleh karena itu saya akan segera “melompat” sejenak untuk memaparkan pilar ke-3, agar kita dapat melakukan beberapa “reframing” yang bermanfaat untuk menyusun “Self-Image” yang dimaksud !
Pilar Ke-3 : Mindset & Lifestyle
Mindset & Lifestyle yang dimaksudkan disini adalah beberapa pola pikir dan gaya-hidup yang mungkin dapat dipertimbangkan dalam rangka untuk memasuki “gaya hidup LoA”.
Beberapa Mindset & Lifestyle berikut ini mungkin akan bersifat “overlapping”, karena sebenarnya menjelaskan teritori yang sama, akan tetapi dari sudut pandang yang berbeda !
Oke, kita mulai mengurai masing-masing dari Pilar Ke-3 ini.
Mindset & Life Style : “Awareness”
Agak sulit untuk menterjemahkan Awareness dalam Bahasa Indonesia, karena kata ini memiliki makna yang sangat dalam dari sekedar suatu “kesadaran”. Dalam bahasa jawa dan sunda terdapat istilah yang hampir mirip, yaitu “eling” ! Mungkin boleh kita anggap sementara ini “Awareness” adalah “Kesadaran Diri Setiap Saat” !
Saya pribadi menempatkan “Awareness” sebagai salah satu “kunci kesaktian” manusia yang amat sangat penting !
Pernahkah kita mendengar kalimat klasik semacam ini :
“Wah ….. kok tiba-tiba rambut gue jadi banyak ubannya nih !” “Gile … gue sekarang kalau naik tangga ngos-ngosan !”
Aneh ya ? Hampir setiap hari kita bercermin, tetapi kok tiba-tiba baru hari ini sang “uban” baru terlihat ? Apakah sang “uban” ini tiba-tiba muncul ? Tentu tidak ! Apakah mungkin cerminnya rusak, sehingga baru dapat menampilkan sang “uban” hari ini ? Tentu juga tidak ! Lah terus gimana ? Faktanya baru hari ini kita “tersadarkan” bahwa rambut kita mulai ber-uban ?
Ya ini adalah penjelasan sederhana mengenai “Awareness” ! Pada dasarnya tidak ada satupun yang berlangsung tiba-tiba dalam diri kita atau dalam hidup kita ! Menjadi tua, menjadi sakit, menjadi miskin, menjadi kaya, semuanya tidak pernah berlangsung “tiba-tiba” ! Semuanya berlangsung secara “kontinyu” …. tetapi kita sering membuatnya menjadi “garis putus-putus” dengan tidak bekerjanya “awareness” secara sempurna !
Pernahkah kita “aware” terhadap perubahan yang terjadi di setiap milimeter persegi tubuh kita pada setiap pagi ketika kita mandi ? Jangan-jangan kita di suatu hari nanti terkaget-kaget … “Loh kok perut saya sekarang jadi buncit ?”.
Pernahkah kita “aware” berapa lembar rambut kita yang rontok atau berubah warna setiap kali kita bercermin ? Jangan-jangan kita di suatu hari nanti terkaget-kaget “Loh kok saya sudah botak ya ?”.
Pernahkan kita “aware” terhadap gerakan emosi kita sendiri ketika kita mengalami “kejadian baik” maupun “kejadian buruk” ? Jangan-jangan suatu hari ini kita mengatakan : “Saya kok sekarang gampang sedih ya ? Padahal dulu selagi muda saya adalah orang yang periang !”.
Pernahkan kita “aware” bagaimana kisah sukses dan gagal tercipta dalam setiap hari kehidupan kita ? Jangan-jangan kita suatu hari merenungi dan berkata “Sekarang kok saya sial melulu ya ? Padahal dulu saya selalu memperoleh apa yang saya inginkan !”
Pernahkan kita “aware” seberapa penurunan yang terjadi pada kemampuan kita berjalan kaki setiap hari ? Jangan-jangan kita suatu hari merenungi dan berkata “Sekarang kok saya jalan kaki 1 jam saja lutut saya sudah gemetar ya ?”
Awareness membuat kita tidak pernah “kehilangan” apapun juga ! Sebaliknya “kehilangan” adalah pertanda bahwa kita lepas dari “kontinuitas” hidup kita sendiri akibat tidak ada atau berkurangnya “Awareness” !
Pernahkah kita “aware” terhadap makanan yang kita santap di suatu siang hari dalam hidup kita ? Apakah kita “aware” bahwa ada petani yang telah bersusah payah untuk menanam padi untuk nasi yang kita makan ? Bahwa ada pedagang sayuran keliling yang telah berjasa untuk mendistribusikan sayuran yang sekarang kita santap ? Bahwa ada seekor ikan yang dikorbankan hidupnya agar menjadi lauk kita ?
Awareness adalah kesadaran setiap saat di segenap aspek kehidupan yang kita jalani ! Awareness akan membimbing kita untuk menyadari apa yang kita miliki ! Awareness akan membimbing kita untuk memelihara yang kita miliki ! Bahkan Awareness dapat membimbing kita untuk dapat memiliki apa-apa yang kini belum kita miliki ! Dan yang jelas …. Awareness akan membimbing ke rasa syukur ! Dan rasa syukur akan menarik rasa syukur yang lebih besar lagi ! The Law of Attraction !
Hukum Ketertarikan telah dan selalu bekerja ! Tetapi hanya dengan “Awareness” kita dapat membaca “keajaiban” yang ditunjukkan oleh alam semesta bagi kita !
Jadi ….. apakah “Awareness” cukup pantas untuk kita jadikan sebagai salah satu “keharusan” bagi diri kita ?
Misal dengan menjadikannya sebagai salah satu program bagi “Self-Image” kita :
“Saya adalah pribadi yang sangat sadar dalam setiap detik kehidupan saya ?” “Saya selalu hadir dalam setiap detik kehidupan saya !”
Latihan Awareness :
Perlambat sedikit gerakan kita ! Rasakan setiap detail saat kita mandi, mengenakan baju, bahkan mengenakan tali sepatu ! Rasakan setiap detail pergerakan emosi dalam kegiatan sehari-hari ! Nikmati makan siang dengan sepenuh hati ! Amati siapakah orang yang kita cintai dan siapa pula orang yang kita benci, dan apa yang menyebabkan mereka menjadi orang yang kita cintai dan orang yang kita benci ? Hayati apakah kita kaya atau miskin, dan apa yang menyebabkan kita merasa kaya atau merasa miskin ?
Sekedar suatu sumbangan pengetahuan, untuk memperkaya wacana ! Jauh dari kebenaran mutlak, dan sangat boleh diperdebatkan ! Tinggalkan saja bagian yang tidak memberdayakan, dan ambilah bagian yang mungkin memberdayakan !