Minggu, 18 Desember 2011

BENJOLAN DI-TUBUH ANDA TIDAK SELALU INDIKASI KANKER

Bila Anda menemukan benjolan di beberapa bagian tubuh seperti payudara, leher, perut atau di bagian tubuh lainnya, jangan panik! Belum tentu benjolan tersebut tumor ganas atau kanker. Benjolan atau tumor bisa juga disebabkan oleh infeksi, trauma atau akibat kelainan kongenital. Benjolan dikatakan positif tumor ganas atau kanker bila sudah dilakukan pemeriksaan histopatologi atau patologi anatomi.
Sekalipun demikian, Anda disarankan untuk selalu waspada. Jika benjolan mengalami perubahan bentuk, kulit di sekitar benjolan berubah warna serta terasa gatal, tampak kemerahan, berdarah dan sakit; segera hubungi dokter karena gejala tersebut tidak wajar.

AGAR TEPAT MENGENALI GEJALANYA, TELUSURI PANDUAN BERIKUT INI:

BENJOLAN DI-PAYUDARA
Bisa jadi benjolan tersebut adalah respon payudara terhadap perubahan kadar hormon dalam tubuh. Atau benjolan tersebut merupakan kista payudara yang tidak berbahaya. Bentuknya seperti buah anggur, lembek dan bergerak ketika disentuh. Biasanya dokter menganjurkan agar Anda mengabaikannya. Tapi Jika Anda merasa terganggu dengan kondisi ini, biasanya dokter akan mengeluarkan benjolan tersebut dengan cara menarik cairan yang terdapat di dalamnya.

BENJOLAN DI-TANGAN ATAU KAKI
Jangan kaget jika tiba-tiba Anda menemukan bulatan kecil di bawah kulit tangan, pergelangan tangan, kaki atau pergelangan kaki. Benjolan berisi cairan ini disebut dengan ganglion cyst. Umumnya banyak di alami oleh perempuan ketimbang laki-laki. Lebih dari 90 benjolan ini terjadi karena trauma berulang pada lokasi tersebut. Misalnya, Anda selalu menggunakan tangan yang sama untuk membuka tutup botol. Ganglion cyst biasanya akan hilang sendiri dalam waktu satu hingga dua bulan. Namun jika ganglion cyst menbandel, biasanya dokter akan memberikan suntikan cortison.

BENJOLAN PADA AREA GENITAL
Benjolan yang sering muncul di sekitar fotikel rambut kemungkinan adalah kelenjar minyak yang tersumbat. Tapi jika timbulnya di dekat bukaan vagina, maka kemungkinan benjolan tersebut adalah kista kelenjar bartholin, yaitu sejenis benjolan berisi cairan yang timbul karena terjadi sumbatan pada kelenjar vagina yang menghasilkan kelembapan. Kista bartholin akan menjadi parah jika telah terjadi infeksi. Tanda-tandanya adalah memerah, bengkak dan terasa sangat panas. Pemberian antibiotik oleh dokter akan meredakan infeksi tersebut. Kista bartholin biasanya juga bisa hilang sendiri tanpa pengobatan. Namun jika benjolan membesar, segera periksakan diri ke dokter.

BENJOLAN DI SELANGKANGAN
Pernah menemukan benjolan kecil di selangkangan paha? Benjolan ini bisa jadi hanya merupakan pembengkakan getah bening. Jangan kuatir karena hampir semua perempuan pernah mengalaminya. Penyebabnya bisa bermacam-macam. Mulai dari iritasi pakaian dalam, akibat waxing rambut pubis atau karena terserang flu berat.
Pembengkakan ini hanyalah sinyal bahwa sistem kekebalan tubuh dan kelenjar betah bening Anda sedang melakukan tugasnya dengan baik, yaitu membasmi bakteri dan virus.

Source:SanofiPasteur

Jumat, 16 Desember 2011

ANHIDROSIS [ AKtivitas tanpa Keringat]

Keringat adalah cairan yang keluar melalui seluruh permukaan kulit tubuh (pori-pori) dengan tujuan untuk mendinginkan dan mengeluarkan panas dari tubuh akibat kerja fisik yang berat. Keringat yang sempurna biasanya keluar dan muncul ketika kulit seseorang terlihat berkilauan dan basah.

Perhatikan! Keringat Anda harus keluar secara lancar dan normal, karena dengan keringat memungkinkan tubuh melepaskan panas. Akan berbahaya jika keringat Anda abnormal, karena panas akan tertahan dalam tubuh dan bisa menyebabkan gangguan kesehatan.

Apa Itu Anhidrosis?
Anhidrosis adalah suatu kondisi medis di mana tubuh tidak mampu memproduksi keringat atau tubuh tidak mampu berkeringat dalam keadaan yang panas. Kondisi ini terjadi tanpa disadari. Mungkin Anda baru menyadarinya setelah melakukan aktivitas fisik yang berat dan menguras energi, tetapi Anda tetap tidak berkeringat. Cobalah untuk lebih waspada terhadap kondisi ini.

Anhidrosis tergolong kelainan yang sulit untuk didiagnosa. Gangguan anhidrosis ringan bisa muncul akibat sejumlah faktor seperti trauma kulit, penyakit tertentu, dan akibat konsumsi obat-obatan tertentu. Sebenarnya penyebab dari anhidrosis sampai saat ini belum bisa dipastikan oleh para ahli kesehatan.

Penyebab Berkurangnya Keringat
Berikut ini adalah beberapa penyebab mengapa keringat yang keluar dari tubuh Anda berkurang:
• Secara neurologis, bisa disebabkan oleh cedera kepala, stroke akibat panas, histeria, dan masalah bedah saraf seperti sindrom Guillain-Barre.
• Penyakit kulit yang menutup kelenjar keringat seperti miliaria, contact dermatitis.
• Penyakit bawaan yang menyebabkan tidak adanya kelenjar keringat dalam tubuh.
• Beberapa jenis obat seperti obat antipsikotik untuk mengobati gangguan mental, antiperspirant topikal yang mengandung aluminium sulfat, serta antikolinergik, seperti atropin dan skopolamin.
• Trauma pada kelenjar keringat seperti dermatitis exfoliative.
• Luka bakar.
• Diabetes.
• Dehidrasi.
• Bayi yang baru lahir dan bayi prematur biasanya mengalami anhidrosis sementara karena sistem sarafnya belum sempurna.

Tanda dan Gejala Anhidrosis
• Keringat yang keluar sangat sedikit atau bahkan tidak ada.
• Pusing.
• Kram otot dan merasa lemah.
• Jantung berdebar cepat.
• Hingga yang paling parah mengalami halusinasi, koma atau kematian.

Mengatasi Anhidrosis
Temukan dan obati penyebabnya, baru kemudian Anda bisa melakukan pengobatan dan pemulihan. Jika obat yang Anda gunakan menyebabkan anhidrosis, segera hentikan pemakaian dan hubungi dokter untuk meminta obat lainnya. Hal ini juga penting sebagai langkah untuk mencegah kelelahan dan stroke akibat panas, serta dehidrasi. Berikut adalah cara-cara sederhananya:
• Minum air sebanyak mungkin secara rutin.
• Minum jus buah atau minuman olahraga yang mengandung elektrolit.
• Latihan ketika tubuh dingin.
• Pilih pakaian yang tepat dan sesuai dengan kondisi cuaca.
• Kenakan topi saat berada diluar ruangan.
• Perhatikan tubuh Anda: Jangan abaikan gejala stres saat panas seperti kram otot, mual, pusing atau rasa lemah.
• Pijat otot yang tegang dengan lembut.
• Dapatkan perawatan medis jika kram semakin memburuk atau tidak hilang dalam waktu sekitar satu jam.
• Pindahkan ke dalam ruang yang teduh atau ber-AC.
• Atasi stroke akibat panas, dengan menempelkan tas khusus berisi es di leher, pangkal paha dan kepala.
• Hindari minum kafein atau alkohol karena dapat menyebabkan dehidrasi.
• Kontrol tingkat aktivitas Anda secara cermat.
• Jangan mengenakan pakaian yang berlapis banyak saat cuaca dingin.
• Hindari makanan panas.

Untuk mengobati kondisi ini, Anda hanya perlu menemukan penyebabnya dan kemudian mengobatinya. Langkah-langkah untuk mencegah dehidrasi, stroke akibat panas dan kelelahan akibat panas juga harus dilakukan dengan seksama.


Source MedHealth