Rabu, 14 Agustus 2013

MAKSIMUMKAN SEHAT ANDA DENGAN ASUPAN POTASIUM

Potasium merupakan elektrolit yang menjaga sistem saraf kita bekerja dengan baik dan melemaskan otot-otot. Penelitian menunjukkan potasium, bersama dengan kalsium dan magnesium, memiliki efek perlindungan yang dramatik dari penyakit diabetes, jantung dan osteoporosis.

The National Health and Nutrition Examination Study, yang meneliti pola makan lebih dari 10.000 pria dan wanita dan dipetakan lebih dari dua dekade menemukan, mereka yang jarang mengonsumsi sumber potasium dalam makannya memiliki risiko stroke 28 persen lebih tinggi dibanding orang yang memiliki kadar potasium cukup di tubuhnya.

Potasium juga menjadi senjata ampuh untuk menjaga tekanan darah tetap normal secara alami. Para ahli percaya hal ini terjadi karena kemampuan potasium untuk memompa sodium keluar dari sel tubuh. Karena itu, kekurangan potasium atau kelebihan sodium (yang banyak ditemukan dalam makanan siap saji) bisa menyebabkan masalah.

Tubuh kita juga memerlukan potasium untuk mengubah gula dalam darah menjadi energi. Jika kita kekurangan potasium, tubuh akan terasa lemah, letih, dan emosi mudah tersulut.
Penelitian menunjukkan kebanyakan perempuan hanya mengonsumsi separuh dari kebutuhan potasium mereka. Padahal, potasium banyak ditemukan dalam buah dan sayuran, terutama pisang, kentang panggang, bayam, salmon, apel, jeruk atau kacang edamme.

Salah satu masalah terbesar dari makanan-makanan instan siap saji adalah tingginya kandungan sodium dan rendahnya kandungan potasium. Padahal studi menunjukkan, meningkatkan asupan potasium dan mengurangi sodium dapat mengurangi risiko stroke sebanyak 21 persen dan juga risiko penyakit jantung.

Potasium merupakan mineral yang melindungi pembuluh darah dari kerusakan oksidatif dan menjaganya dari penebalan. Orang dewasa perlu mengasup 4.700 miligram potasium setiap harinya. Meskipun begitu, terlalu banyak potasium juga dapat mengganggu kesehatan.

Nah, untuk mendapatkan cukup potasium setiap harinya, ada baiknya Anda mulai untuk mengasup makanan-makanan ini.

1. Ubi
Ubi merupakan makanan dengan kandungan potasium tertinggi. Satu buah ubi mengandung sekitar 694 mg potasium dan hanya 131 kalori. Ubi juga kaya serat, beta-karoten, dan karbohidrat.

2. Saus tomat
Tak ada yang memungkiri manfaat tomat segar, namun jika ingin kandungan potasiumnya yang tinggi, tomat perlu dibuat dulu menjadi saus. Seperempat mangkuk saus tomat mengandung 664 mg potasium. Sementara itu, jika dijus tomat dapat memberikan 400 mg potasium.

3. Daun bit
Dalam tanaman bit, kita seringkali hanya memanfaatkan umbinya dan membuang daunnya. Padahal daun bit mengandung potasium yang sangat tinggi yaitu 644 mg setiap setengah mangkuknya. Daun bit juga mengandung antioksidan yang tinggi.

4. Kacang panjang
Kacang panjang mengandung 600 mg potasium untuk setiap setengah mangkuknya. Namun kacang-kacangan lain seperti lentil dan kapri juga bisa dijadikan sumber potasium yang baik.

5. Yogurt
Sekitar 227 gram yogurt mengandung 579 mg potasium. Sementara yogurt rendah lemak memiliki kandungan yang sedikit lebih rendah.

6. Kerang
Delapan puluh lima gram kerang mengandung 534 mg potasium dan konsentrasi vitamin B12 tertinggi.

7. Prune
Tiga perempat mangkuk jus prune mengandung 530 mg potasium, dan dalam jumlah yang sama buah prune rebus mengandung 400 mg. Selain itu prune diketahui baik untuk menjaga kepadatan tulang.

8. Jus wortel
Jus wortel sebanyak 3/4 mangkuk mengandung 500 mg potasium. Selain itu jus wortel juga memberikan manfaat yang baik untuk mata.

9. Molase
Tetes tebu ini merupakan alternatif yang kerap digunakan untuk mengganti gula atau madu. Di balik rasanya yang manis, ternyata molase juga memiliki kandungan potasium yang tinggi. Satu sendok makan molase mengandung 500 mg potasium dan besi serta kalsium yang tinggi pula.

10. Ikan
Ikan seperti halibut dan tuna mengandung hampir 500 mg potasium untuk setiap 85 gram sajiannya. Namun potasium bukanlah satu-satunya alasan Anda harus mengonsumsi ikan, kandungan lemak sehatnya yang tinggi juga menurunkan risiko penyakit jantung.

11. Kacang kedelai
Produk kacang kedelai merupakan sumber protein terbaik dan juga dapat melawan inflamasi di dalam tubuh. Kandungan potasiumnya juga cukup tinggi, setengah mangkuk kacang kedelai mengandung hampir 500 mg potasium.

12. Labu air
Labu air memiliki kandungan kalori yang rendah dengan serat dan vitamin A yang tinggi. Tak hanya itu, setengah mangkuk buah ini juga mengandung 448 mg potasium.

13. Pisang
Pisang memang dikenal sebagai sumber potasium yang tinggi. Satu buah pisang ukuran sedang mengandung 400 mg mineral tersebut.

14. Susu
Susu tak diduga juga merupakan sumber potasium yang baik. Dalam satu mangkuknya, susu mengandung 382 potasium.

15. Jus jeruk
Sebanyak 3/4 mangkuk jus jeruk mengandung 355 mg potasium. Selain itu, jus jeruk juga merupakan sumber kalsium, folat, dan beberapa vitamin B. 

source: www.health.com

Minggu, 11 Agustus 2013

LIMA TANDA TUBUH KEKURANGAN VITAMIN

Dengan banyaknya makanan yang diproses dan instan, sangat mungkin tubuh kekurangan vitamin. "Bisa juga karena kita tidak mengkonsumsi makanan yang tepat, atau tubuh tidak bisa menyerap karena masalah pencernaan,” kata pendiri Blum Center for Health, Dr. Susan Blum.
Meski kekurangan vitamin tak selalu menyebabkan sakit, tapi ada fungsi-fungsi tubuh yang mungkin tak berfungsi maksimal. Vitamin adalah kofaktor dari reaksi biokimia di tubuh. "Kita butuh vitamin agar tubuh berfungsi baik," katanya.

Kekurangan vitamin bisa dihindari dengan pola makan yang sehat dan seimbang. Namun jika makanan saja tak cukup, jangan segan untuk konsultasi ke dokter.

Berikut 5 tanda tubuh kekurangan vitamin dengan manifestasi yang aneh.

1. Seperti ada celah di sudut mulut

Gejala ini merupakan tanda tubuh kekurangan zat besi, zinc, dan vitamin B seperti niacin (B3), riboflavin (B2), dan B12. "Kekurangan ini biasa terjadi pada orang yang tidak makan daging, seperti vegetarian," kata Blum.

Solusi untuk kekurangan ini adalah makan daging unggas, salmon, tuna, telur, tiram, kerang, tomat yang dikeringkan dengan matahari, dan kacang-kacangan. Penyerapan besi bisa ditingkatkan dengan rajin mengkonsumsi vitamin C, yang juga berfungsi sebagai anti inflamasi.

2. Kulit kemerahan, bersisik dan ruam pada wajah atau bagian manapun, terkadang disertai kerontokan wambut

Hal ini dikarenakan kekurangan vitamin rambut yang disebut biotin (B7). Ketika tubuh menyimpan vitamin yang larut lemak (A,D,E,K), maka vitamin B yang terlarut dalam air juga tidak disimpan. Kebiasaan makan telur mentah akan membuat kita rentan mengalami kondisi ini karena protein dalam telur mentah yang disebut avidin, menghambat tubuh menyerap biotin.

Solusinya adalah, makan lebih banyak telur yang sudah dimasak. Telur yang sudah dimasak akan menghentikan aktivitas avidin. Selain itu konsumsi salmon, alpukat, jamur, kacang kedelai, pisang, dan kacang-kacangan.

3. Benjolan seperti jerawat warna merah atau putih di pipi, lengan, betis dan pantat

Hal ini menandakan tubuh kekurangan asam lemak penting, serta vitamin A dan D. Solusinya adalah menurunkan konsumsi lemak jenuh dan meningkatkan asupan lemak sehat. Sebaiknya tingkatkan konsumsi makanan seperti salmon, sardin, almon, walnut, atau flax.

Untuk mencukupi kebutuhan vitamin A bisa dari tanaman berdaun atau sayuran kaya warna seperti wortel, ubi, dan paprika merah. “Makanan ini mengandung beta karoten, sebuah prekursor vitamin A. Tanpa prekursor tubuh tidak akan membentuk vitamin,” kata Blum.

Untuk vitamin D bisa didapatkan dengan berjemur di bawah sinar matahari atau konsumsi suplemen. Selain itu penuhi kecukupan vitamin A dan K yang akan membantu penyerapan vitamin D.

4. Rasa kesemutan, menusuk, dan mati pada tangan, kaki, serta tempat lainnya

Gejala ini merupakan kekurangan vitamin B seperti  folat (B9), B6, and B12. “Masalah ini berkaitan langsung dengan sistem saraf periferal,” kata Blum. Gejala ini juga bisa dikaitkan dengan kecemasan, anemia, rasa lemah, dan ketidakseimbangan hormon. Solusinya adalah makan bayam, asparagus, beet, kacang, telur, gurita, kerang, daging unggas, tiram dan remis.

5. Kram otot sampai menimbulkan rasa tertusuk di jari kaki, betis, lengkungan, dan punggung kaki

Kondisi ini tentu menyusahkan, apalagi bila terjadi berulang. Gejala ini merupakan tanda tubuh kekurangan magnesium, kalsium, dan kalium. Kekurangan ini semakin berat melalui keringat yang banyak keluar saat melakukan olahraga berat.

Solusinya adalah makan banyak pisang, almond, hazelnut, labu, cherry, apel, anggur, brokoli, bak choy, dan tumbuhan berdaun hijau gelap seperti kale, bayam, dan dandelion.


Sumber: foxnews medicaltoday