Emotional Freedom Techniques adalah serangkaian metode yang berorientasi pada sistem energi tubuh, untuk melepaskan individu dari gangguan emosional dan fisik. Gary sang Founder mengatakan sebagai "Akupuntur Plus".
Sekilas Tentang EFT
Penemu EFT adalah Gary Craig. Gary Craig seorang insinyur dari Stanford University merupakan murid Dr. Callahan yang menemukan Callahan Technique atau Thought Field Therapy (TFT), walaupun sangat spektakuler hasilnya, tetapi cukup rumit bagi orang awam. Untuk menguasainya diperlukan training yang tidak mudah dan tidak murah.
Dari Gary Craig, istilah EFT dilahirkan. Ia menyederhanakan TFT hingga menjadi teknik yang lebih mudah tetapi tetap efektif hasilnya. Gary telah menguji efektifitas EFT, secara ekstensif secara sistematis, mudah dicerna dan dipraktekkan. Selama beberapa tahun sejak tahun 1991, Gary berkeliling Amerika untuk menawarkan terapi gratis. Ia mempresentasikan dan menerapkan EFT pada ribuan orang, ia hadir di acara-acara sosial seperti arisan, club gathering dan acara lainnya. Puncaknya, ia menawarkan diri untuk menerapi para veteran perang Vietnam di VA (Veteran Administration) yang telah puluhan tahun menderita PTSD (Post Traumatic Stress Disorder). Para veteran perang yang malang ini selama belasan tahun telah ditangani oleh belasan psikoterapis tanpa menunjukan hasil positif yang signifikan. Ajaibnya, dalam 6 hari, Gary Craig berhasil membebaskan 20 orang veteran dari penderita emosi yang mereka derita selama puluhan tahun.
Manfaat EFT
EFT terbukti telah membantu melalui Mind/Body Healing tech yang sangat berguna untuk penyakit fisik, mental (trauma, fobia- penyakit psikologi), masalah masalah kehidupan seperti kegagalan, keluh kesah dan banyak testimoni yang dibuktikan oleh banyak orang yang sudah menggunakan EFT di seluruh dunia.
Beberapa manfaat EFT dapat mengatasi masalah-masalah sebagai berikut: Trauma & Shock, PTSD (post-traumatic stress disorder), Stress, Depresi, Pelecehan Sexsual, Cemas & Marah, Phobia dan ketakutan, Relationship problems, kesedihan yang mendalam & berbagai kasus penyakit (diabetes, darah tinggi, asam urat, dll), Permasalahan wanita, pria dan anak-anak. EFT juga baik untuk masalah-masalah fisik seperti: Sakit Punggung, Sakit kepala dan Migrain, Leher kaku, Insomnia (susah tidur), Kecanduan bahan-bahan adiktif, Permasalahan berat badan, kurang kosentrasi, Permasalahan mata, Kurang bergairah, Beberapa bentuk dari dyslexia, Berhenti merokok.
Pengembangan EFT di Indonesia
Di Indonesia, EFT diperkenalkan EFT Center oleh Eddy Iskandar, Ph.D. EFT Center Founder dengan memodifikasi pendekatan secara Holistic (Mind, Soul & Body). Karena di dunia barat, EFT lebih dikenal dengan Psikologi Energi. Psikologi merupakan pendekatan "Mind" dan Energi pendekatan "Body" karena menggunakan akupuntur sebagai media terapinya walau sudah disederhakan dengan "Tapping" (ketuk ringan dengan dua ujung jari", sehingga agar Holistic maka "Soul" atau spiritual perlu ditambahkan karena mayoritas di Indonesia adalah umat beragama. Sehat dari sudut pandang Holistic adalah aplikasi 3 P (Pola Fikir, Pola Makan & Pola Hidup). EFT sangat berhubungan erat dengan Holistic konsep, walaupun lebih dikenal dengan Teknik Pembebasan Emosi, namun persoalan emosi merupakan persoalan otak bawah sadar, yang 88% memegang peranan dalam Pola Fikir. Sehingga EFT merupakan tool yang sangat DAHSYAT...untuk membuat sehat secara Holistik. Dari berbagai kajian yang telah dibuat, 60% dari mereka yang menggunakan EFT pertama kali telah dapat melepaskan (release) emosi negatif dan "merasa sesuatu yang penting telah berubah" pada kesehatan dan kehidupan. Sementara 20% lagi dapat merasa perubahan semakin baik dan terus mempraktekan teknik ini untuk mendapatkan manfaat dari metode ini. Cuma sebagian kecil yang memerlukan terapi dari EFT Practitioner (Praktisi EFT) untuk memulihkan kondisi kehidupan clients. Mari berbagi,.....untuk kualitas hidup sehat bersama yang lebih baik......
Senin, 08 November 2010
Kawasaki Disease
Anak anda dapat mengalami penyakit Kawasaki yang ditandai dengan demam tinggi dalam empat hari atau lebih. Penyakit Kawasaki ini dinamakan sesuai dengan ilmuan yang pertama kali menemukannya, kondisi ini menyebabkan peradangan pada dinding arteri kecil dan sedang di dalam tubuh antara lain arteri koroner yang mengantarkan darah ke otot jantung. Penyakit Kawasaki ini juga disebut mucocutaneous lymph node syndrome karena juga berefek pada node lymph, kulit, dan membrane mucus di dalam mulut, hidung dan tenggorokan.
Tanda dari penyakit Kawasaki antara lain demam tinggi dan kulit mengelupas, dapat menakutkan tetapi kabar baiknya penyakit Kawasaki biasanya dapat diobati, dan banyak anak-anak dapat sembuh dari penyakit ini tanpa masalah serius.
GEJALA
Gejala penyakit Kawasaki muncul dalam beberapa fase.
Fase pertama:
• Demam yang sering mencapai lebih dari 38,5 celcius dan hilang dalam wakti satu sampai dua minggu
• Conjunctivitis (mata merah) tanpa berair
• Ruam pada area pinggul dan alat kelamin
• Bibir merah, kering dan pecah-pecah dan lidah memerah serta bengkak
• Bengkak, kulit merah pada ruas jari tangan dan telapak kaki
• Bengkak pada lymph nodes di leher dan juga di tempat lain
Fase kedua:
• Kulit mengelupas pada tangan atau kaki, khususnya pada ujung jari tangan dan kaki
• Nyeri sendi
• Diare
• Muntah
• Nyeri pada perut
Fase ketiga:
Pada fase ketiga, tanda dan gejala secara perlahan menghilang sampai komplikasi terjadi.
Penyebab & Faktor Risiko
Penyebab
Tidak seorang pun meyakini apa yang menyebabkan penyakit Kawasaki, tetapi ilmuan tidak meyakini penyakit ini menular. Beberapa teori menghubungkan penyakit ini kepada bakteri, virus atau faktor lingkungan lain, tetapi tidak satupun yang terbukti. Gen tertentu mungkin meningkatkan kecenderungan anak anda mengalami penyakit Kawasaki.
Faktor risiko
Tiga hal yang diketahui meningkatkan risiko anak anda mengalami penyakit Kawasaki antara lain:
• Anak berusia 2 sampai 5 tahun paling berisiko mengalami penyakit Kawasaki.
• Anak laki-laki lebih mungkin mengalami penyakit Kawasaki daripada anak perempuan.
• Orang asia memiliki risiko tinggi mengalami penyakit Kawasaki
Tanda dari penyakit Kawasaki antara lain demam tinggi dan kulit mengelupas, dapat menakutkan tetapi kabar baiknya penyakit Kawasaki biasanya dapat diobati, dan banyak anak-anak dapat sembuh dari penyakit ini tanpa masalah serius.
GEJALA
Gejala penyakit Kawasaki muncul dalam beberapa fase.
Fase pertama:
• Demam yang sering mencapai lebih dari 38,5 celcius dan hilang dalam wakti satu sampai dua minggu
• Conjunctivitis (mata merah) tanpa berair
• Ruam pada area pinggul dan alat kelamin
• Bibir merah, kering dan pecah-pecah dan lidah memerah serta bengkak
• Bengkak, kulit merah pada ruas jari tangan dan telapak kaki
• Bengkak pada lymph nodes di leher dan juga di tempat lain
Fase kedua:
• Kulit mengelupas pada tangan atau kaki, khususnya pada ujung jari tangan dan kaki
• Nyeri sendi
• Diare
• Muntah
• Nyeri pada perut
Fase ketiga:
Pada fase ketiga, tanda dan gejala secara perlahan menghilang sampai komplikasi terjadi.
Penyebab & Faktor Risiko
Penyebab
Tidak seorang pun meyakini apa yang menyebabkan penyakit Kawasaki, tetapi ilmuan tidak meyakini penyakit ini menular. Beberapa teori menghubungkan penyakit ini kepada bakteri, virus atau faktor lingkungan lain, tetapi tidak satupun yang terbukti. Gen tertentu mungkin meningkatkan kecenderungan anak anda mengalami penyakit Kawasaki.
Faktor risiko
Tiga hal yang diketahui meningkatkan risiko anak anda mengalami penyakit Kawasaki antara lain:
• Anak berusia 2 sampai 5 tahun paling berisiko mengalami penyakit Kawasaki.
• Anak laki-laki lebih mungkin mengalami penyakit Kawasaki daripada anak perempuan.
• Orang asia memiliki risiko tinggi mengalami penyakit Kawasaki
Langganan:
Postingan (Atom)

