Kamis, 10 Oktober 2013

SEBELAS LANGKAH PERBAIKAN KUALITAS SPERMA


Kualitas kesuburan seorang pria turut menentukan harapan dan peluang memiliki keturunan. Kesuburan seorang lelaki ditentukan oleh berbagai faktor, di antaranya adalah kualitas sperma.
Menurut pakar Andrologi dan Seksologi, Prof Dr Wimpie Pangkahila, SpAnd, FAAC, untuk dapat membuahi sel telur, diperlukan kualitas sperma yang baik. Jumlah yang cukup banyak bukan satu-satunya jaminan karena tak jarang sperma yang ada lemah, bahkan mandul.
Sperma yang normal, menurut Wimpie, secara kasat mata dapat dinilai dari beberapa hal. "Warna kelabu pucat, aroma khas (seperti bunga akasia), volume sekitar 2-4 ml. Ketika baru dikeluarkan tampak gumpalan, yang dalam waktu beberapa menit akan mencair. Namun untuk mengetahui kualitas dan kuantitasnya, apakah normal atau tidak, diperlukan pemeriksaan di bawah mikroskop. "Dari situ dapat disimpulkan, apakah kesuburan normal atau tidak normal," tambahnya.
Untuk memperbaiki kualitas kesuburan, seorang pria biasanya dianjurkan minum obat tertentu atau menjalani terapi-terapi khusus yang disarankan dokter.

Akan tetapi, ada juga beberapa cara alami yang dapat dicoba untuk memperbesar peluang mendapatkan seorang anak. Beberapa langkah ini dapat membantu memperbaiki kualitas kesuburan :

1. Redakan stres Anda.
Walaupun dokter belum tahu mengapa stres yang berlebihan dapat mengurangi hitungan sperma, mempraktikkan teknik-teknik meredakan stres seperti biofeedback atau relaksasi otot progresif bisa ada gunanya. Usahakan gairah Anda memuncak. Pria yang sangat terangsang ketika sedang bersanggama memancarkan semen lebih banyak dan menghasilkan sperma lebih kuat. Usahakan agar percumbuan atau foreplay Anda berlangsung sekurangnya 20 menit.

2. Tambah asupan vitamin C Anda.
Kekurangan vitamin C bisa menyebabkan sperma menggumpal, dan kasus ini mencapai 16 persen di antara semua pria yang mandul. Dan beberapa studi telah menunjukkan bahwa suplemen vitamin C setiap hari ternyata meningkatkan kesuburan di kalangan pria perokok. Vitamin C adalah antioksidan yang membuat membran-membran sel menjadi stabil dan ini bermanfaat baik bagi sperma. Buah-buahan seperti jeruk, mangga, semangka, strawberi dan sayuran seperti brokoli, tomat, dan kecambah adalah makanan yang kaya dengan vitamin C.

3. Atur jadwal.
Hindari hubungan intim selama dua hingga lima hari sebelum pasangan Anda menurut dugaan akan mengalami ovulasi. Ini akan meningkatkan hitungan sperma, dan persentase sperma sehat yang akan Anda pancarkan bisa lebih tinggi.

4. Jangan berolahraga berlebihan.
Orang yang berolahraga secara berlebihan bisa mengurangi hitungan sperma mereka karena suhu yang meningkat di sekitar testis selama kegiatan yang sangat mengerahkan tenaga. Dalam sebuah studi di AS, para peneliti menemukan bahwa para pelari yang berlatih lebih dari 90 kilometer per minggu mempunyai hitungan sperma lebih rendah dan sel-sel sperma kurang matang daripada pria berlari kurang dari 50 kilometer per minggu. Namun, latihan aerobik yang takarannya sedang seperti berjalan cepat atau berenang, tiga kali seminggu, masing-masing selama 20 menit, tidak akan mempengaruhi produksi sperma

5. Pakai celana bokser.
Walaupun mungkin tidak seefektif yang diyakini oleh sebagian orang, mengganti celana dalam ketat dengan celana bokser atau celana kolor mungkin dapat menaikkan hitungan sperma Anda, pasalnya testis Anda akan lebih sejuk.

6. Turunkan berat beberapa kilogram.
Apabila Anda kelebihan berat badan, menurunkan berat beberapa kilogram mungkin meningkatkan kesuburan Anda. Apabila Anda kelebihan berat badan, jaringan lemak dapat membungkus testis Anda, menaikkan temperatur disitu dan membunuh sperma di dalamnya

7. Turunkan suhu mandi sauna.
Duduk di kamar mandi sauna atau bak air hangat, atau mandi air hangat biasa pada suhu lebih dari peratur tubuh untuk periode yang terlalu lama dapat menurunkan produksi sperma . Jangan menghabiskan waktu lebih dari 15 menit sehari di bak air hangat atau sauna, dan Uahakan agar suhunya tidak lebih dari 36,5 derajat celcius.

8. Cermati antibiotika yang Anda minum.
Walaupun antibiotika bcgitu berperan dalam kemandulan, ada beberapa jenis yang bukti mempengaruhi mutu sperma dengan menurunkan hitungan sperma dan kelincahan gerak sperma, atau kemampuan "berenang" sperma. Yang tergolong kelompok ini adalah nitrofuran, contohnya nitrofurazone, dan macrolides, misalnya eritromisin.

9. Simpan pelumas Anda.
Jeli atau bahan pelumas lain mungkin  hubungan intim lebih lancar, tetapi bahan ini dapat mengurangi kelincahan sperma, belum lagi kalau mengandung spermisida.

10. Berhenti merokok.
Jika Anda merokok, peluang Anda untuk menjadi  seorang ayah terbang bersama asap rokok.  Merokok tampaknya mempunyai kaitan dengan lamban dan rendahnya hitungan-sperma dan selain itu, penelitian menemukan bahwa keguguran meningkat 64 persen apabila kedua pasangan merokok atau bahkan meskipun hanya sang pria yang merokok. Batasi minum alkohol. Alkohol berlebihan dapat menurunkan hitungan sperma.

11. Hindari nakoba.
Pemakaian mariyuana dan obat-obat terlarang lain selama jangka panjang berakibat menurunnya hitungan sperma dan tidak normalnya pola perkembangan sperma.

Semoga bermanfa'at...............

source: kompashealth

Sabtu, 14 September 2013

MAKANAN UNTUK PENDERITA BATU EMPEDU

Penderita penyakit batu empedu umumnya mengalami rasa sakit perut konstan yang disertai rasa mual, muntah, dan menggigil. Jika tidak diobati, batu empedu akan mengakibatkan demam parah dan infeksi kandung empedu.  Dokter biasanya mendiagnosa batu empedu sebagai kolesistitis akut. Pada kondisi ini kandung empedu mengalami peradangan yang disebabkan pembentukan batu empedu yang memblokir saluran empedu. Sebagian besar penderita bisa meluruhkan batu empedu dengan cara alami. Namun, tetap ada sebagian pasien yang harus menjalani operasi kandung empedu. Sebelum melakukan operasi kandung empedu, cara alami sebaiknya diupayakan terlebih dahulu Bukan hanya berbiaya mahal, operasi bisa meningkatkan risiko kanker usus besar dan peningkatan kadar kolesterol darah. Hal ini disebabkan kandung empedu yang telah diangkat akan mengakibatkan empedu terus menetes ke dalam sistem pencernaan.

Pencegahan Batu Empedu Melalui Diet
Sebagian besar kasus batu empedu disebabkan oleh diet yang tidak sehat atau pola makan yang buruk.
Itu sebab, batu empedu bisa dicegah dengan mengubah pola makan antara lain dengan memperbanyak asupan diet kaya serat dan rendah lemak jenuh.

Makanan yang Harus Dihindari
Makanan yang akan menyebabkan batu empedu umumnya berasal dari hewan atau makanan hewani.
Berikut adalah daftar makanan yang harus dihindari: makanan cepat saji, makanan berminyak, makanan pedas, daging merah, telur, daging babi, bawang, unggas, susu, jagung, dan kacang-kacangan.

Makanan yang Direkomendasikan
Batu empedu bisa dicegah dengan meningkatkan asupan serat serta memperbanyak konsumsi buah-buahan dan sayuran (serat larut air).
Berikut ini adalah daftar makanan yang dianjurkan untuk dikonsumsi: alfalfa, apel, artichoke, barley, bit, brokoli, wortel, seledri, adas, jeruk, lobak, lemon, sawi, bayam, chestnut, semangka, dan bawang putih.
Namun, kebanyakan orang bukanlah vegetarian dan membutuhkan daging! Jika hal ini yang terjadi, penderita dapat mengkonsumsi daging yang lebih sehat seperti ayam, kalkun, dan ikan.
Daging tersebut sangat rendah kolesterol. Meskipun demikian, konsumsi daging tetap harus diiringi dengan konsumsi buah-buahan dan sayuran (serat).
Akhirnya, penderita batu empedu harus selalu minum 10-12 gelas air per hari untuk membantu melarutkan batu empedu.

 
Batu empedu adalah timbunan satu atau lebih batu kecil di kandung empedu. Bila batu empedu berada di kandung empedu, kondisinya disebut kolelitiasis, bila di saluran empedu disebut koledokolitiasis.

Kandung empedu adalah kantung kecil di bawah hati, di sisi kanan perut, yang menyimpan empedu, cairan kuning yang diproduksi oleh hati. Selama makan, kandung empedu berkontraksi dan mengeluarkan empedu yang kemudian mengalir ke usus untuk membantu mencerna lemak.

Besar dan jumlah batu empedu berbeda-beda pada setiap pasien, dari yang hanya sebesar pasir sampai sebesar bola golf. Sebagian besar batu empedu terbentuk dari kolesterol yang mengkristal, sebagian lainnya terbuat dari pigmen empedu (bilirubin) atau campuran keduanya.

Proses pembentukan batu empedu umumnya lambat, dan biasanya tidak menimbulkan rasa sakit atau gejala lainnya.

Penyebab dan Faktor Risiko

Penyebab pasti batu empedu tidak diketahui. Kemungkinan penyebabnya adalah:

    Empedu mengandung terlalu banyak kolesterol
    Empedu kurang mengandung garam empedu
    Kandung empedu tidak berkontraksi sempurna
    Infeksi
    Gangguan darah (anemia sel sabit).

Batu empedu dua kali lebih sering terjadi pada wanita dibandingkan pada laki-laki dan dapat terjadi pada usia berapa pun, tetapi kejadiannya meningkat seiring usia. Penderita diabetes memiliki risiko yang lebih tinggi mengidap batu empedu, dan masalah kandung empedu lainnya. Kelebihan berat badan juga merupakan faktor risiko yang signifikan untuk batu empedu.
Gejala

Pada kebanyakan kasus, batu empedu tidak menimbulkan gejala atau tanda-tanda. Jika batu empedu mengendap di saluran (koledokolitiasis) dan menyebabkan penyumbatan, tanda-tanda dan gejala berikut dapat dirasakan:

    Nyeri tiba-tiba di bagian kanan atas perut dan dapat menjalar hingga ke bahu dan punggung.
    Nyeri biasanya dimulai dalam waktu 30 menit setelah makan makanan berlemak atau berminyak.
    Nyeri biasanya intens, berat dan konstan, dan dapat berlangsung hingga berjam-jam.
    Serangan nyeri bisa kambuh (berulang) dalam rentang harian, bulanan atau bahkan tahunan.

Gejala umum lain dari batu empedu adalah:

    Mual dan muntah.
    Kembung atau sendawa.
    Penyakit kuning (kulit dan mata menjadi berwarna kuning).


Pengobatan medis
Pengobatan dalam bentuk apa pun biasanya tidak diperlukan bila batu empedu tidak menimbulkan gejala yang mengganggu. Obat-obatan jarang diberikan untuk mengobati batu empedu. Pada beberapa kasus di mana operasi tidak dapat dilakukan atau berisiko, obat berbasis asam empedu mungkin diberikan untuk mengencerkan batu empedu yang terbuat dari kolesterol. Namun, obat tersebut hanya efektif untuk batu berukuran kecil dan tidak mencegah pembentukan batu empedu bila pengobatan dihentikan.

Kandung empedu bukanlah organ penting dan bisa dibuang dengan aman. Kolekistostomi laparoskopik, yang menggunakan sayatan kecil, adalah metode pembedahan yang kini paling umum dilakukan untuk membuang kandung empedu. Metode ini mengurangi rasa sakit dan mempersingkat waktu pemulihan dibandingkan dengan operasi bedah terbuka.

Pengobatan alami/herbal
Beberapa ahli herbal menyarankan konsumsi 20 ml minyak zaitun yang dicampur jus lemon setengah butir dua kali sehari untuk menghilangkan batu empedu. Untuk efek pembersihan liver dan sistem limfatik yang lebih kuat, bisa ditambahkan minyak habbatussauda dalam konsumsi harian. Dimulai dengan 5 ml per hari menjadi 10 ml dan lalu 15 ml bila dampaknya tidak terlalu kuat (terutama bagi orang yang sensitif). Hal ini akan menyebabkan tinja encer untuk beberapa hari, yang merupakan bagian dari proses pembersihan. Konsumsi habbatussauda beberapa bulan akan meningkatkan fungsi liver dan organ dalam dan mencegah pembentukan batu empedu baru.

Pencegahan
Risiko pembentukan batu empedu dapat dikurangi dengan menjalani gaya hidup sehat, terutama untuk menjaga berat badan. Menerapkan pola makan yang tidak mengandung banyak lemak jenuh tampaknya juga membantu mengurangi resiko batu ginjal. Sebuah studi epidemiologi selama 14 tahun yang dilakukan Harvard Medical School menunjukkan bahwa orang yang memakan lebih banyak makanan lemak tak jenuh beresiko lebih kecil terkena batu empedu.
Faktor-faktor risiko utama lain seperti usia dan berjenis kelamin wanita jelas tidak dapat diubah.

Semoga bermanfaat......